Selasa, 30 Juni 2026

Implementasi Keamanan Sistem Informasi Menggunakan Windows Server dan XAMPP

 

Laporan Ujian Akhir Semester Keamanan Sistem Informasi Tahun Akademik 2025/2026

Disusun oleh

Nama : Nurul Fitriyah
NIM : 231011700965
Program Studi : Sistem Informasi
Universitas : Universitas Pamulang

Pendahuluan

Pada Ujian Akhir Semester mata kuliah Keamanan Sistem Informasi, mahasiswa diminta melakukan implementasi keamanan pada aplikasi web berbasis PHP dan MySQL menggunakan Windows Server. Kegiatan praktikum meliputi implementasi Apache Web Server, konfigurasi Virtual Drive Storage, import database MySQL, penerapan autentikasi menggunakan algoritma MD5, serta pengamanan file website menggunakan atribut Read Only (ATTRIB +R). Seluruh tahapan dikerjakan sesuai dengan instruksi yang diberikan dosen dan didokumentasikan sebagai laporan praktikum.

Soal 1 – Implementasi Apache Web Server

Langkah 1

Langkah pertama yaitu mengunduh file aplikasi yang telah dibagikan oleh dosen melalui Google Drive. Setelah proses unduh selesai, klik kanan pada file tersebut kemudian pilih Open With → WinRAR.



Langkah 2

Setelah file terbuka di WinRAR, klik tombol Extract To kemudian tentukan lokasi penyimpanan hasil ekstrak pada folder yang diinginkan.



Langkah 3

Masukkan password yang diberikan oleh dosen agar proses ekstrak dapat dilakukan. Setelah selesai, klik OK dan tunggu hingga proses ekstraksi selesai.



Langkah 4

Pastikan folder hasil ekstrak telah berhasil dibuat. Selanjutnya pindahkan folder aplikasi tersebut ke direktori berikut.

C:\xampp\htdocs\



Langkah 5

Jalankan aplikasi XAMPP Control Panel, kemudian aktifkan layanan Apache dan MySQL hingga statusnya berubah menjadi Running.



Langkah 6

Buka browser kemudian akses aplikasi melalui alamat berikut.

http://localhost/jasa

Apabila halaman website berhasil ditampilkan, maka proses implementasi Apache Web Server telah berhasil dilakukan.


Soal 2 – Konfigurasi Virtual Drive Storage dan Keamanan Direktori

Langkah 1

Buka aplikasi Oracle VirtualBox, kemudian pilih mesin virtual Windows Server 2003. Selanjutnya klik Settings, masuk ke menu Storage, lalu tambahkan Virtual Hard Disk baru dengan kapasitas 15 GB.



Langkah 2

Setelah Virtual Hard Disk berhasil dibuat, jalankan Windows Server. Klik kanan My Computer, kemudian pilih Manage dan masuk ke menu Disk Management untuk melakukan proses inisialisasi hard disk baru.



Langkah 3

Klik kanan pada hard disk yang baru dibuat kemudian pilih New Partition. Ikuti proses hingga selesai, gunakan sistem file NTFS dan berikan Volume Label dengan nama DATA.



Langkah 4

Setelah proses selesai, buka kembali My Computer untuk memastikan drive baru telah berhasil dibuat. Klik kanan pada drive tersebut lalu pilih Properties untuk melihat informasi kapasitas penyimpanan.


Soal 3 – Analisis Migrasi dan Import Database MySQL

Langkah 1

Jalankan XAMPP Control Panel, kemudian klik tombol Admin pada bagian MySQL untuk membuka halaman phpMyAdmin.




Langkah 2

Klik menu New, kemudian buat database baru menggunakan nama sendiri. Pada laporan ini database dibuat dengan nama nurul_fitriyah, kemudian klik Create.



Langkah 3

Pilih database yang telah dibuat, kemudian klik menu Import. Selanjutnya klik Choose File dan pilih file jasa.sql yang berada pada folder hasil ekstrak.



Langkah 4

Klik tombol Go untuk menjalankan proses import. Jika proses berhasil, seluruh tabel akan tampil pada database tanpa adanya pesan error.



Soal 4 – Perancangan Topologi dan IP Jaringan Aman

Langkah 1

Setelah database berhasil diimport, buka tabel user kemudian klik ikon Edit (Pensil) untuk mengubah data pengguna yang akan digunakan saat login ke aplikasi.



Langkah 2

Ubah username sesuai kebutuhan, kemudian ubah password menggunakan metode MD5 agar password tersimpan dalam bentuk terenkripsi. Setelah selesai klik Go untuk menyimpan perubahan.



Langkah 3

Selanjutnya buka file koneksi.php menggunakan Visual Studio Code, kemudian sesuaikan nama database dengan database yang telah dibuat sebelumnya. Setelah itu simpan perubahan.



Langkah 4

Buka file index.php, kemudian cari tulisan "Nama Anda" menggunakan fitur Ctrl + F. Ganti tulisan tersebut dengan nama sendiri, kemudian simpan file.



Langkah 5

Buka browser dan akses aplikasi melalui http://localhost/jasa, kemudian login menggunakan username dan password yang telah dibuat. Apabila berhasil, halaman dashboard aplikasi akan ditampilkan.



Soal 5 – Validasi Integritas dan Modifikasi Halaman Beranda Website

Langkah 1

Buka Command Prompt (CMD), kemudian masuk ke folder aplikasi dengan perintah berikut.

cd C:\xampp\htdocs\jasa

Selanjutnya aktifkan atribut Read Only pada file index.php menggunakan perintah:

attrib +R index.php



Langkah 2

Lakukan pengecekan menggunakan perintah berikut untuk memastikan atribut berhasil diterapkan.

attrib index.php

Apabila muncul huruf R, maka file telah berhasil menjadi Read Only dan proses pengamanan file berhasil dilakukan.



Kesimpulan

Berdasarkan hasil praktikum, seluruh tahapan Ujian Akhir Semester Keamanan Sistem Informasi telah berhasil dilaksanakan, mulai dari implementasi Apache Web Server, konfigurasi Virtual Drive Storage, import database MySQL, penerapan autentikasi menggunakan algoritma MD5, hingga pengamanan file website menggunakan atribut Read Only (ATTRIB +R). Seluruh proses berjalan dengan baik sehingga aplikasi dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan praktikum.

Rabu, 17 Juni 2026

Penerapan Web Server pada Windows XP Client Menggunakan Aplikasi Web Server Inventaris

Penerapan Web Server pada Windows XP Client Menggunakan Aplikasi Web Server Inventaris

Disusun Oleh

Nama : Nurul Fitriyah
NIM : 231011700965
Program Studi : Sistem Informasi
Universitas : Universitas Pamulang

Pendahuluan

Web server merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk melayani permintaan dari web browser sehingga aplikasi berbasis web dapat dijalankan melalui jaringan maupun secara lokal. Pada praktikum ini dilakukan implementasi Web Server pada Windows XP Client menggunakan Oracle VM VirtualBox. Web server yang digunakan adalah AppServ yang terdiri dari Apache, PHP, dan MySQL. Selanjutnya dilakukan konfigurasi database serta penempatan aplikasi inventaris sehingga aplikasi dapat dijalankan melalui browser menggunakan localhost.


Tahapan Implementasi

Langkah 1. Menjalankan Windows XP pada Oracle VM VirtualBox

Buka aplikasi Oracle VM VirtualBox, kemudian pilih mesin virtual Windows XP dan klik Start hingga masuk ke halaman desktop Windows XP.

Gambar 1. Tampilan Desktop Windows XP




Langkah 2. Membuka Shared Folder

Pada menu VirtualBox pilih Devices → Shared Folders → Shared Folder Settings.

Klik ikon Add Shared Folder, kemudian pilih folder keamanan yang berisi file AppServ, aplikasi inventaris, dan database.

Centang pilihan:

  • Auto Mount

  • Make Permanent

Kemudian klik OK.

Gambar 2. Menambahkan Shared Folder






Langkah 3. Membuka Shared Folder pada Windows XP

Setelah Shared Folder berhasil ditambahkan, buka drive X: kemudian masuk ke folder keamanan untuk mengakses file yang dibutuhkan.

Gambar 3. Folder Keamanan pada Drive X




Langkah 4. Menginstal AppServ

Buka folder AppServ versi PHP 5 dan 7, kemudian jalankan file appserv-win32-2.5.0.exe.

Ikuti proses instalasi dengan menekan tombol Next hingga selesai.

Pada konfigurasi MySQL ubah:

  • User : root

  • Password : 123

Kemudian klik Next hingga proses instalasi selesai.

Gambar 4. Proses Instalasi AppServ




Langkah 5. Membuka Mozilla Firefox

Setelah AppServ berhasil diinstal, buka Mozilla Firefox kemudian akses alamat:

http://localhost/phpmyadmin

Gambar 5. Halaman phpMyAdmin




Langkah 6. Membuat Database

Klik menu Database, kemudian buat database baru dengan nama:

inventaris

Klik tombol Create.

Gambar 6. Membuat Database Inventaris




Langkah 7. Mengimpor Database

Masuk ke folder keamanan, kemudian buka file Query Inventaris.sql menggunakan Notepad.

Salin seluruh isi query SQL, kemudian kembali ke phpMyAdmin.

Klik tab SQL, tempel seluruh query yang telah disalin, kemudian klik Go.

Jika muncul pesan Your SQL-query has been executed successfully, berarti proses import database berhasil.

Gambar 7. Import Database Berhasil




Langkah 8. Memeriksa Data Database

Pastikan seluruh tabel berhasil dibuat, seperti tabel:

  • user

  • barang

  • sarana

  • prasarana

  • group

Gambar 8. Struktur Database




Langkah 9. Menyalin Folder Aplikasi

Buka folder keamanan → aplikasi → inventaris, kemudian salin folder inventaris ke:

C:\AppServ\www\

Gambar 9. Menyalin Folder Inventaris ke AppServ




Langkah 10. Menjalankan Aplikasi Inventaris

Buka Mozilla Firefox kemudian akses:

http://localhost/inventaris

Apabila berhasil maka akan muncul halaman Login Manajemen Surat dan Inventaris.

Gambar 10. Halaman Login Aplikasi Inventaris




Kesimpulan

Berdasarkan hasil implementasi, Web Server pada Windows XP Client berhasil dijalankan menggunakan AppServ. Database inventaris berhasil dibuat dan diimpor ke MySQL, kemudian aplikasi inventaris berhasil dijalankan melalui browser menggunakan alamat localhost sehingga sistem dapat digunakan dengan baik.